Saham adalah tanda penyertaan modal atau bukti kepemilikan seseorang/badan usaha dalam suatu perusahaan. Pasar modal (bursa efek) adalah tempat memperjualbelikan instrumen keuangan ini, yang memungkinkan investor mendapatkan dividen atau keuntungan dari kenaikan harga (capital gain), sementara perusahaan emiten mendapatkan modal usaha.

poin-poin penting mengenai saham dan pasar modal.
Berikut adalah poin-poin penting mengenai saham dan pasar modal yang disusun berdasarkan informasi terkini, dirangkum dari berbagai sumber:
Definisi.
Memiliki 1 lot saham (100 lembar) berarti Anda memiliki sebagian kecil perusahaan tersebut.
Jenis Pasar.
Pasar modal terbagi menjadi dua, yaitu pasar perdana (primer), di mana perusahaan pertama kali menjual saham kepada publik melalui IPO (Initial Public Offering) dan dana langsung diterima emiten, serta pasar sekunder, tempat jual-beli saham harian antar investor setelah IPO, di mana harga berfluktuasi berdasarkan permintaan dan penawaran.
Manfaat bagi Investor.
Dividen dan capital gain adalah dua sumber utama keuntungan bagi investor saham. Dividen adalah pembagian laba bersih perusahaan kepada pemegang saham (biasanya tunai atau saham tambahan) sebagai pendapatan pasif. Capital gain adalah keuntungan dari selisih harga jual yang lebih tinggi daripada harga beli.
Jenis Saham Berdasarkan Kapitalisasi.
- Blue Chip (Lapis Satu): Kapitalisasi pasar besar, kinerja baik, cenderung stabil.
- Second/Third Liner: Kapitalisasi menengah hingga kecil, pergerakan harga cenderung lebih fluktuatif.
Regulator.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah lembaga negara independen yang berwenang mengatur, mengawasi, memeriksa, dan menyidik seluruh aktivitas pasar modal di Indonesia. Kewenangan ini berdasarkan UU No. 21 Tahun 2011 dan diperkuat UU No. 4 Tahun 2023, mencakup emiten, perusahaan efek, hingga profesi penunjang.
Saham dapat dibeli dan dijual melalui perusahaan sekuritas yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Istilah Penting dalam Saham.
Istilah saham yang wajib diketahui pemula mencakup konsep dasar seperti emiten (perusahaan), capital gain/loss (keuntungan/kerugian harga), dividen (bagi hasil), dan IHSG (indeks pasar). Pahami juga teknis jual-beli seperti bid-ask, lot, serta istilah kondisi pasar seperti bullish (naik), bearish (turun), dan ARA/ARB (batas kenaikan/penurunan harga).
Emiten.
Emiten adalah perusahaan atau badan usaha yang melakukan penawaran umum (IPO) saham, obligasi, atau efek lainnya kepada masyarakat untuk mendapatkan modal. Emiten terdaftar di bursa efek (seperti BEI) dan wajib mematuhi aturan transparansi, termasuk melaporkan laporan keuangan secara berkala guna melindungi investor.
Capital Gain/Loss.
Capital gain adalah keuntungan yang diperoleh saat menjual aset (saham, reksa dana, properti) dengan harga lebih tinggi dari harga beli. Sebaliknya, capital loss terjadi jika harga jual lebih rendah dari harga beli. Ini adalah konsep dasar investasi yang merepresentasikan selisih nilai jual dan beli.
Dividen.
Dividen adalah pembagian sebagian laba bersih perusahaan kepada pemegang saham, yang disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai imbal hasil investasi. Umumnya berbentuk tunai atau tambahan saham, dividen mencerminkan kinerja keuangan positif dan apresiasi terhadap investor.
IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan).
IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) atau Jakarta Composite Index adalah indeks utama Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mengukur kinerja pergerakan harga seluruh saham biasa dan saham preferen yang tercatat. Ia berfungsi sebagai barometer ekonomi nasional, menunjukkan tren pasar secara umum (menguat, melemah, atau stabil).